Jumat, September 12

Pasukan Mujahidin di Irak Masih Tangguh, Panglima Tentara Amerika Tidak Berani kalau Ngaku Menang

Image Panglima pasukan Amerika di Irak, yang akan segera melepas jabatan, Jenderal David Petraeus, mengatakan, dia tidak akan memaklumatkan kemenangan di sana. Dalam wawancara dengan BBC, Jenderal Petraeus mengatakan, capaian-capaian keamanan akhir-akhir ini "bukan tidak bisa berbalik" dan Amerika masih menghadapi "perjuangan panjang". Saat ditanya apakah pasukan Amerika mungkin ditarik dari kota-kota Irak menjelang pertengahan tahun depan, dia mengatakan, itu "bisa dilakukan."

Dalam jabatan berikutnya sebagai pimpinan Komando Sentral Amerika Serikat, Jenderal Petraeus juga akan mengawasi operasi di Afghanistan. Dia mengatakan, "Kecenderungan di Afghanistan tidak menuju ke arah yang tepat ... dan itu harus ditangani. Afghanistan tetap merupakan upaya yang sangat penting."

Pada awal pekan, Presiden George W Bush mengumumkan pasukan Amerika di Irak akan dikurangi 8.000 orang sebelum bulan Feburari, dan sekitar 4.500 dikirim ke Afghanistan. Jenderal Petraeus mulai mengisi jabatan panglima militer AS di Irak Februari 2007, saat Presiden Bush mengumumkan rencana "peningkatannya". Dia telah mengawasi penerapan rencana itu, termasuk pengerahan hampir 3.000 serdadu tambahan di Irak.[adm/al-islamu_republika]

Tidak ada komentar: