Rabu, Oktober 15

Israel Kembali Bunuh Warga Palestina di Ramallah


Ramallah – Pasukan penjajah Zionis Israel kembali membunuh seorang warga Palestina Kamis (16/10) dini hari di Ramallah, Tepi Barat. Sehingga jumlah korban kejahatan Israel di wilayah ini sejak Selasa (14/10) sebanyak 3 orang. Sumber Palestina menyebutkan seorang pemuda Palestina benama Aziz Arar (20) asal desa Kafer Malik di timur Ramallah, gugur setelah dieksekusi serdadu Israel dan melukai yang lain dengan dalih berupaya melempar batu ke arah patroli militer Israel.

Sumber-sumber lokal menyebutkan pasukan Israel dalam jumlah besar menyerbu desa dari arah barat yang berhadapan dengan barak militer Tel Ashur sekitar pukul 3 pagi. Ketika para pemuda desa melihat pasukan Israel mereka langsung berkumpul dan mencoba menghadang mereka dengan melempar baru ke arahnya. Pada saksi mata mengatakan, pasukan jalan kaki Israel menyergap lokasi berkumpulnya pada pemuda dan melepaskan tembakan langsung ke arah mereka hingga melukai Aziz Arar dan Shadzi Shaleh Sulaiman meskipun pasukan Israel bisa menghentikan dan menangkapnya tanpa mengancam keamanan serdadu.

Korban luka Sulaiman berhasil melarikan diri dan selamat. Sementara Aziz Arar ditahan serdadu Israel dalam keadaan terikat hingga akhirnya meninggal karena kehabisan darah saat dibawa ke rumah sakit di kota Ramallah. Sumber medis di rumah sakit pemerintah di Ramallah menegskan, Aziz Arar sampai sekitar pukul 5.15 pagi dalam kondisi sangat kritis dan meningal dunia beberapa menit setelah sampai di rumah sakit karena kebabisan darah.

Sebelumnya sumber medis di Ramallah menegaskan kepada koresponden Infopalestina, seorang pemuda Palestina Muhammad Rumhi (20) asal kamp pengungsi Jalzun di utara Ramallah, gugur setelah terkena tembakan pasukan penjajah Zionis Israel malam Kamis, kemarin.

Sebelumnya remaja Palestina Abdul Kadir Zaid (17) gugur ditembak pasukan penjajah Zionis Israel dekat permukiman Yahudi Beit Eil di Ramallah dan dua orang lainnya terluka. Sumber-sumber lokal menyebutkan, Abdul Kadir dan kedua rekannya saat itu sedang berjalan di dekat permukiman Yahudi tersebut, tiba-tiba pasukan penjajah Israel melancarkan tembakan ke arah mereka. Militer Israel mengklaim ketiga pemuda mendekati permukiman sedang ditangannya membawa bom Molotov. [adm/infopalestina]

Tidak ada komentar: