Imam Anwar Al-Awlaki Serukan Jihad Melawan AS

22.41

Ulama Muslim kelahiran Amerika Syaikh Anwar Al-Awlaki menyerukan jihad untuk melawan Amerika, dan ia mengklaim bahwa "Amerika adalah penjahat", pernyataan ini ia sampaikan dalam sebuah pesan audio terbaru yang diperoleh oleh CNN hari Rabu kemarin (17/3).

"Dengan invasi Amerika ke Irak dan kemudian Amerika melanjutkan agresi terhadap umat Islam, saya tidak bisa menyatukan diri, antara tinggal di AS dan menjadi seorang Muslim, dan saya akhirnya sampai pada kesimpulan bahwa jihad melawan Amerika adalah fardhu ain sama seperti fardhu ain bagi setiap Muslim lainnya, "katanya dalam rekaman yang berdurasi kurang lebih 12 menit.

Anwar Al-Awlaki diyakini saat ini bersembunyi di bukit selatan Yaman dengan perlindungan dari suku keluarganya yang sangat kuat.

CNN tidak bisa mengotentikasi rekaman tersebut sebagai suara Al-Awlakii tetapi salah satu sumber mengatakan kepada CNN bahwa mereka meyakini suara di rekaman itu adalah dirinya dan rekaman tersebut adalah asli.

Suara Al-Awlaki dalam rekaman tersebut terukur dan sangat jelas, saat ia bersuara seperti seorang pengkhotbah. Dia menyampaikan pesan kepada muslim Amerika dengan sebuah pesan provokatif:

"Untuk kaum muslimin di Amerika, saya telah mengatakan hal ini: Bagaimana nurani Anda memungkinkan Anda untuk hidup berdampingan secara damai dengan suatu negara yang bertanggung jawab atas tirani dan kejahatan yang dilakukan terhadap saudara-saudara anda sendiri? Bagaimana Anda dapat memiliki kesetiaan kepada pemerintah yang memimpin perang melawan Islam dan umat Islam?
"

Menurut pejabat intelijen AS, Al-Awlaki memiliki pengaruh dan jangkauan luas - terutama di internet dengan umat Muslim yang berbahasa Inggris - dan terbukti hal ini masih sangat ampuh. Para pengamat percaya bahwa Al-Awlaki, yang lahir di Amerika Serikat sebelumnya telah menghubungi Nidal Hassan melalui e-mail, Nidal Hassan sendiri telah menewaskan 13 tentara AS dengan menembak mereka di pangkalan militer Texas bulan November tahun lalu. Al-Awlaki Juga diyakini terhubung dengan Umar Faruq Abdul Muthalib (23 tahun), yang mencoba untuk meledakkan pesawat AS yang datang dari Amsterdam, sebelum mendarat di Detroit, pada malam liburan Natal akhir tahun lalu. [adm/eramuslim]

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »