Minggu, Maret 7

Mesir Ancam Tarik Dubes, Jika Israel Masukkan Al-Aqsha sebagai Warisan Yahudi


Menurut sumber berita media Mesir, Kairo mengancam akan menarik duta besar mereka dari Tel Aviv jika Israel memasukkan Masjid Al-Aqsha kedalam daftar warisan budaya Yahudi.

Surat kabar "Al-Mishri Youn" melaporkan bahwa Kairo telah menyampaikan pesan mereka kepada Tel Aviv melalui saluran diplomatik, yang menyatakan penolakan mereka atas langkah-langkah Israel yang melakukan upaya Yahudisasi terhadap Masjid Al-Aqsha dan memberi peringatan bahwa "Zona merah" ini tidak bisa diabaikan atau dilanjutkan dengan membagi wilayah Arab dan Yahudi.

Hal ini dilakukan oleh Kairo sebagai respons terhadap upaya Israel yang akan memasukkan bukit Kuil ke dalam daftar warisan sejarah Yahudi, daftar tersebut mencakup sejumlah situs-situs bersejarah umat Islam yang berusaha Israel masukkan dalam daftar warisan bersejarah mereka. Di sisi lain, sumber-sumber diplomatik mengatakan bahwa Mesir lewat Kementerian Luar Negerinya telah menginstruksikan untuk melaksanakan misi-misi diplomatik di semua negara di dunia untuk meluncurkan kampanye melawan resolusi Israel yang akan memasukkan Masjid Ibrahimi dan Masjid Bilal Ibn Rabah dalam daftar situs warisan bersejarah mereka, di samping memperingatkan terhadap langkah apapun yang berkaitan upaya yahudisasi masjid Al-Aqsha dan menolak segala tindakan yang ditujukan untuk membagi wilayah tersebut menjadi antara Arab dan Yahudi. [adm/eramuslim]

Tidak ada komentar: