Kongres Yahudi Dunia Khawatir Terhadap Obama

17.46



Ronald S. Lauder, Presiden Organisasi Kongres Yahudi Dunia (WJC), menyampaikan surat terbuka kepada Presiden AS, Barack Obama, menyatakan, bahwa warga Yahudi di seluruh dunia, menaruh keprihatinan, "Atas memburuknya hubungan diplomatik antara AS dengan Israel", tulis Ronald, Selasa kemarin.

Ronald Lauder menilai langkah Israel, yang tidak mau memberikan konsesi, termasuk untuk melakukan moratorium (penghentian sementara), yang sangat penting dalam sejarah itu, dan dukungan isu dua negara sebagai solusi. "Mengapa kepercayaan pemerintahan Timur Tengah yang penuh retorika membalas Israel menolak pembicaraan damai? Sesudah semuanya, pertama Palestina, kemudian Israel, siapa yang sejatinya menolak perundingan?", tambah Ronald.

Lauder mengkawatirkan langkah-langkah pemerintah Obama, yang dianggap tidak seimbang dalam menangani masalah Timur Tengah, dan oleh pemimpin Yahudi dunia itu, sudah terlalu didekte oleh negara-negara Islam. "Pemerintah AS terus membangun dan meningkatkan hubungan dengan negara-negara Islam (dunia Islam), tetapi menjauh dari Israel, dan ini merupakan langkah strategi baru?", keluh Lauder.

Selanjutnya, isi surat itu, Lauder menanyakan, bagaimana sikap pemerintah AS terhadap posisi Israel, khususnya terhadap status akhir perbatasan Israel dengan negara-negara Arab? Lauder, menilaidalam hal ini AS bersikap ambigu (mendua), dan dapatkah AS dalam posisi mempertahankan posisi Israel seperti sekarang ini? Karena, muncul semakin kuatnya untuk Israel mundur dari perbatasan seperti sebelum perang tahun 1967".

Hal ini akan mempunyai implikasi yang amat serius, khususnya menyangkut hubungan antara AS-Israel. Meskipun, selama ini AS telah benar-benar menjadi 'penjaga' dan 'pelindung' Israel, tanpa reserve, tetapi Israel masih tetap merasa kawatir. Surat terbuka ini merupakan bentuk tekanan yang dilakukan oleh Yahudi internasional atas Obama, yang sekarang dinilai kurang tegas terhadap Timur Tengah, dan mendukung kebijakan perluasan pemukiman Yahudi di Jerusalem Timur. [adm/eramuslim]

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »