Kamis, Mei 6

Penduduk Arab di Wilayah Pendudukan 1948 Bersiap Boikot Produk Israel



Beberapa gerakan rakyat, lembaga-lembaga masyarakat sipil dan organisasi perempuan di wilayah pendudukan 1948 saat ini sedang mempersiapkan diri untuk secara resmi mengumumkan peluncuran kampanye boikot semua produk pendudukan sebagai alat tekanan ekonomi terhadap Israel.

Gerakan tersebut telah mengadakan pertemuan dan mengeluarkan pernyataan yang menyerukan sikap bersatu untuk memboikot semua produk dari pemukiman Yahudi.

Tindak lanjut untuk kampanye Boikot mereka akan mengadakan pertemuan komprehensif pada Kamis malam (6/5) yang secara resmi akan mendeklarasikan program memboikot produk-produk dari pemukiman Yahudi.

Hal ini menyatakan bahwa "seluruh dunia, beberapa kelompok dan organisasi akan memboikot produk pemukiman, yang dibuat di wilayah-wilayah yang diduduki", dan kampanye serupa juga akan diselenggarakan di Eropa dan bagian dunia lainnya.

Komite gerakan ini menambahkan bahwa pasar Arab telah membeli lebih dari 400 Juta syikal Israel produk Israel per tahun, dan saatnya telah datang untuk menyatakan sikap yang jelas untuk memboikot produk-produk tersebut.

Seruan ini juga ditujukan pada semua tokoh nasional dan publik figur, faksi politik dan semua lembaga di kota-kota Arab untuk secara aktif terlibat dalam kampanye boikot.

Baker Awawda, anggota Komite gerakan rakyat di Kafr Kanna, mengatakan bahwa kampanye akan secara resmi diluncurkan hari Kamis (6/5) dan bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat agar memboikot produk permukiman karena pemukim Yahudi adalah ilegal di tanah Palestina.

Awawda menambahkan bahwa kampanye ini adalah awal dari kampanye yang lebih luas terhadap pemukiman Yahudi dan produk mereka. Dia lebih lanjut mengatakan bahwa kampanye tersebut meningkat di seluruh dunia, terutama karena serangan di Jalur Gaza dan menambahkan bahwa kampanye boikot produk Israel berhasil menurunkan produk dari pemukiman Israel dari rak-rak pasar Eropa dan internasional. [adm/eramuslim]

Tidak ada komentar: