Selasa, Mei 18

Seorang Imam Digantung Di Tiang Listrik


Diyala, Irak - Sejumlah orang bersenjata yang memakai seragam militer Irak memenggal seorang imam. Orang-orang itu menggantung kepala ulama itu di sebuah tiang listrik di dekat desanya di provinsi Diyala, Irak utara, Senin (17/5).

Menurut polisi, penyerang membunuh Sheikh Abdullah Shakoor al-Salhy, imam mesjid di desa Saadiya, sekitar 150 kilometer sebelah timur laut Baghdad. "Orang-orang bersenjata yang memakai seragam militer menyerbu rumah kami pagi-pagi sekali dan menggeledahnya. Mereka menahan kami di dalam sebuah ruangan dan meminta ayah kami menunjukkan kepada mereka ruangan-ruangan lain rumah itu," kata Muhammed Abdulla, putra ulama tersebut.

Abdulla menyatakan, keluarganya tidak menyadari bahwa ayahnya dibunuh sampai empat penyerang meninggalkan rumahnya. Selama ini, Salhy sering mengecam aksi Al-Qaeda dalam kotbah di masjid-masjid sebagaimana dilakukannya Jumat lalu. Namun, Al Qaeda bukanlah kelompok mujahidin yang ringan menumpahkan darah seorang muslim apalagi seorang imam. Hingga berita ini diturunkan, belum ada pihak yang menyatakan bertanggungjawab. Biasanya, telunjuk selalu diarahkan kepada Al Qaeda. [adm/muslimdaily]

Tidak ada komentar: