Selasa, Juni 1

Israel Mencoba Membela Diri Atas Insiden Yang Menimpa Para Aktivis Pro-Palestina




Pasukan Israel yang menyerbu kapal bantuan untuk Gaza Senin kemarin mengaku mendapat serangan dari para aktivis. Berbekal pisau dan pentungan, para aktivis menyerang mereka secara membabi buta sehingga membuat beberapa dari mereka melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

Beberapa diantara mereka akhirnya melepaskan tembakan yang kemudian menewaskan 10 aktivis dan melukai tujuh orang lainnya.

Seorang jurubicara militer Israel mengetakan pasukan Israel sebenarnya dilengkapi dengan senjata paintball, tapi senjata tersebut menurutnya memang tidak tepat ketika berhadapan dengan aktivis yang menggunakan tongkat.

"Pasukan Israel memang dilengkapi dengan pistol sebagai alat untuk membela diri," kata pejabat tersebut.

Salah satu komandan pasukan mengaku kepada wartawan kalau ia mendapat serangan mendadak ketika turun dari helikopter ke salah satu kapal dari enam kapal bantuan untuk Gaza.

"Mereka mencoba melawan kami dengan tongkat dari logam dan pisau," katanya.

Seorang juru kamera Reuters yang berada di lokasi kejadian melaporkan kalau pihak komando operasi perairan Israel sangat terkejut melihat perlawanan kuat yang telah disiapkan oleh para aktivis pro Palestina di kapal-kapal bantuan tersebut.

Salah satu komandan mengatakan beberapa tentara mendapat perlawanan keras dari para aktifis. Helm dan peralatan mereka dilempar oleh para aktifis dari dek atas ke dek yang lebih rendah sehingga membuat mereka kocar-kacir, melompat ke laut untuk menyelamatkan diri.

"Mereka melompat ke arah saya, memukul saya dengan botol dan mencuri senapan saya," kata salah satu komandan Israel. "Akhirnya saya putuskan untuk menembak karena tidak ada pilihan selain itu." [adm/muslimdaily]

Tidak ada komentar: