Kamis, September 23

NATO Tangkap 2 Wartawan, Dituduh Jadi Jubir Taliban

Pasukan asing pimpinan Amerika telah menangkap dua wartawan yang bekerja untuk Al-Jazeera di Afghanistan, menuduh mereka menjadi fasilitator propaganda Taliban.

Nader Mohamed dijemput dari rumahnya di Provinsi Kandahar selatan pada hari Rabu. Rahmatullah Nekzad ditangkap dua hari sebelumnya di Provinsi Ghazni. Kedua orang itu bekerja untuk Al-Jazeera.

Dalam sebuah pernyataan, pasukan koalisi pimpinan Amerika telah menggambarkan keduanya sebagai media Taliba dan fasilitator propaganda.

Al-Jazeera menolak klaim tersebut, menyebut upaya penangkapan  oleh pimpinan NATO digunakan untuk menekan peliputan terhadap perang Afghanistan.

Serangan Bom tewaskan Seorang Serdadu NATO

Serangan bom menewaskan seorang tentara koalisi pimpinan Amerika di Afghanistan selatan sehingga membuat korban tewas tentara asing di negara yang dilanda perang tersebut mendekati dua ribu.

Komandan tentara koalisi menyampaikan berita kematian pada hari Rabu tanpa memberikan konfirmasi mengenai kebangsaan tentara itu, AFP melaporkan.

Sebelumnya NATO mengatakan pada hari Selasa dalam satu pernyataan bahwa setidaknya sembilan pasukannya kehilangan nyawa dalam kecelakaan helikopter di selatan provinsi Zabul. Taliban mengklaim mereka telah menembak helikopter AS tersebut. [adm/muslimdaily]

Tidak ada komentar: