Al Qoidah Yaman Ancam Tumbangkan Presiden

19.32
Selasa kemarin kelompok Al Qoidah di Yaman mengancam akan membentuk "pasukan baru" untuk menumbangkan presiden karena mendukung program kampanye counter terorisme Amerika, mereka menyatakan "pasukan baru" ini akan dilengkapi dengan para sniper dan pembuat bom.

"Larilah, selamatkan nyawamu," kata pemimpin Al Qoidah, ancaman itu ditujukan kepada Presiden Ali Abdullah Saleh dalam rekaman Al Qoidah yang dirilis di sebuah situs Islam.

Komandan Al Qoidah dalam rekaman audio tersebut adalah Qassim al Raimi, ia tidak menyebutkan jumlah pasukan tempur barunya, ia hanya mengatakan sejumlah pasukannya sudah siap berikut para relawan lainnya - termasuk yang datang dari luar.

Al Qoidah Yaman sudah lama berusaha menumbangkan pemerintahan Saleh dalam responnya akibat kedekatan Saleh dan Amerika, dimana hubungan keduanya adalah dalam kerjasama memerangi operasi Al Qoidah di Yaman.

Al Qoidah Yaman, atau yang dikenal sebagai AQAP, Al Qoidah in Arabic Peninsula dibentuk satu tahun setengah lalu di wilayah Yaman selatan, mereka sudah berkali kali melaksanakan operasi militer dengan menyerang pasukan keamanan dan target-target kepentingan Barat didalam negeri.

Mereka juga mengklaim yang melakukan upaya pemboman pesawat tujuan Detroit yang gagal oleh pemuda bernama Umar Farouk Abdulmutallab.

Dalam rekaman itu, Al Raimi berbicara dengan nama alias Abu Hurairah al Sanani, ia mengatakan kelompoknya akan "membebaskan negeri dari para salibis dan para pengkhianat murtad."

Ia mengatakan presiden Saleh akan bernasib sama seperti mantan presiden Pakistan Pervez Musharaf, yang juga populer sebagai penyokong Amerika dalam memerangi Al Qoidah dan Taliban di barat laut Pakistan. Musharaf sendiri turun dari tahtanya pada 2008 setelah protes besar dan ia kalah dalam pemilu.

"Kamu bodoh, kamu sedang menggali sendiri kuburmu, " kata al Raimi. "Larilah, larilah untuk kehidupanmu Ali, karena Pervez sudah binasa."

Pasukan baru Al Qoidah Yaman tersebut diberi nama "Tentara Aden-Abyan", diambil dari dua nama propinsi di selatan Yaman. Nama ini pernah dipakai juga oleh sebuah kelompok jihad lama di Yaman yang aktif pada akhir tahun 1990 an. [adm/muslimdaily]

Share this

Related Posts

Previous
Next Post »